Daerah  

Momen HUT ke-81 RI, 17 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Binjai Hirup Udara Bebas

Binjai-HarianmediaRakyat.com
Pengibaran Sang Merah Putih di Lapangan Merdeka Kota Binjai sebagai Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026), menyisakan cerita penuh harapan.

Di antara peserta upacara yang tegak berdiri, ada dua sosok yang menyaksikan bendera berkibar di puncak tiang dengan mata berkaca-kaca. Saat itulah, mereka menerima kebebasan sebagai hadiah terindah di Hari Kemerdekaan.

Suasana haru menyelimuti lapangan saat Wali Kota Binjai Drs Amir Hamzah MAP, selaku Inspektur Upacara, menyerahkan SK Remisi Umum Tahun 2026 secara simbolis kepada dua perwakilan warga binaan, Agus Priyoto dan Aditia Dwi Pranata. Di hadapan Forkopimda, pejabat daerah, TNI-Polri, pelajar dan warga, mereka menerima selembar kertas yang mengubah sisa hidup mereka.

Kehadiran warga binaan di tengah upacara kenegaraan bukan sekadar seremonial. Itu adalah pesan tegas,kemerdekaan adalah hak semua, dan kesempatan berubah tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang berniat baik.

Kepala Lapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi, menyampaikan kabar gembira tersebut. Dari 1.368 warga binaan yang usulannya disetujui Kementerian, sebanyak 17 orang langsung bebas dan 9 di antaranya adalah putra daerah Binjai sendiri.

“Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa tahanan. Ini adalah bukti,negara menghargai perubahan sikap, kesabaran, dan kemauan memperbaiki diri,” katanya.

Remisi diberikan kepada warga binaan yang berperilaku baik, taat aturan, dan tekun mengikuti program pembinaan. Sebuah penghargaan sekaligus dorongan masa depan masih bisa diubah, meski pernah tergelincir.

Kemerdekaan bukan hanya soal bangsa yang bebas penjajah. Kemerdekaan sejati adalah saat seseorang diberi harapan, kesempatan berubah, dan ruang untuk menata kembali masa depannya,” pesan Mukaffi.

Ia berharap, para warga binaan yang kini bebas dapat pulang ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bermanfaat. Bukan sebagai mantan narapidana, melainkan sebagai warga negara yang kembali merdeka dan siap berkontribusi.

Di hari kemerdekaan ke-81 ini, Binjai membuktikan bahwa semangat Proklamasi bukan sekadar kenangan masa lalu. Kemerdekaan itu juga berarti,memberi ruang bagi siapa saja untuk bangkit, memberi kesempatan kedua bagi yang bertobat, dan meyakini bahwa manusia tetap bisa berubah menjadi lebih baik.

“Selamat menikmati kemerdekaan, para saudara kami. Semoga kebebasan yang baru saja kalian raih menjadi awal perjalanan yang lebih bermakna, sejalan dengan semangat Bangsa Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” tutup Mukaffi. (BP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *