LANGKAT-HarianmediaRakyat.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program pembinaan kemandirian, Lapas Narkotika Langkat menggelar kegiatan panen hortikultura berupa kacang panjang dan timun di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketapang, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan panen ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Langkat, Robinson Perangin Angin. Turut hadir mendampingi, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) beserta Kasubsi Bimbingan Kerja dan Kasubsi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) beserta Kasubsi, serta jajaran pegawai lainnya.
Hasil panen kali ini mencatatkan angka yang cukup memuaskan, yaitu 140 kg kacang panjang dan 120 kg timun. Seluruh hasil komoditas tersebut nantinya akan disalurkan dan dijual kepada masyarakat sekitar serta dimanfaatkan untuk kebutuhan bahan makanan (Bama) warga binaan.
Kalapas Narkotika Langkat, Robinson Perangin Angin, menyampaikan bahwa program pemanfaatan lahan SAE ini merupakan langkah nyata dalam merealisasikan program pembinaan berbasis produktivitas. “Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh kami terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan panen di Lahan SAE Ketapang tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Ke depan, Lapas Narkotika Langkat berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sektor pertanian sebagai wadah pembinaan kemandirian yang berdampak positif bagi warga binaan maupun masyarakat luas.
#kemenimipas #ditjenpas #pemasyarakatan #lapasnarkotikalangkat












