HARIANMEDIARAKYAT, Tanjung Pura – Rumah Tahanan Negara Tanjung Pura kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam memberikan pembinaan kerohanian kepada Warga Binaan . Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman keagamaan, memperkuat keimanan, serta membentuk akhlak mulia bagi para warga binaan selama menjalani masa pembinaan.Pada penyelenggaraan kali ini, sebanyak 25 orang warga binaan terpilih untuk mengikuti kegiatan Pesantren Kilat sebagai peserta. Selasa (08/09)
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan kata sambutan dari Ketua Panitia, Bapak Zulfikar, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan gambaran umum mengenai maksud dan tujuan pelaksanaan Pesantren Kilat, sekaligus mengapresiasi kesiapan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berharap 25 warga binaan yang telah terpilih sebagai peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan semangat, sehingga ilmu dan hikmah yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi perbaikan diri masing-masing.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan kata sambutan sekaligus pembukaan resmi Pesantren Kilat oleh Kepala Rutan Tanjung Pura. Dalam sambutannya, Bapak Kepala Rutan menegaskan bahwa kegiatan Pesantren Kilat merupakan wujud nyata perhatian Rutan terhadap pembinaan mental spiritual warga binaan, sekaligus menjadi sarana untuk mempersiapkan bekal keagamaan yang kokoh agar warga binaan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada 25 warga binaan yang telah terpilih menjadi peserta, dan berharap mereka dapat menjadi teladan bagi warga binaan lainnya dalam hal kedisiplinan dan kesungguhan beribadah.
Sebagai bentuk penghormatan dan penanda dimulainya kegiatan, acara dilanjutkan dengan prosesi penyematan tanda peserta Pesantren Kilat kepada 25 warga binaan yang terpilih. Penyematan ini menjadi simbol dimulainya proses pembinaan intensif yang akan diikuti oleh seluruh peserta selama masa pelaksanaan Pesantren Kilat, sekaligus menjadi pengingat akan tanggung jawab dan kesungguhan yang harus dijaga selama mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Rangkaian acara pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Dzulkarnain.Melalui kegiatan ini, diharapkan 25 warga binaan yang telah terpilih dapat memetik hikmah dan ilmu yang bermanfaat, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang lebih taat, berakhlak baik, dan siap menyongsong kehidupan yang lebih bermakna di masa mendatang.












