“Polresta Deli Serdang Sambut Tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka Supervisi Ops Ketupat Toba 2026”

0

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, melalui Waka Polresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Tim Asistensi dan Supervisi Mabes Polri di aula Sat Lantas Polresta Deli Serdang, Sabtu (14/3/26).

Ketua Tim Asistensi Brigjen Pol Herman Sikumbang, M. M, melakukan Kunjungan kerja Supervisi bersama anggota tim terkait pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Deli Serdang yang di wakili Waka Polresta Deli Serdang menyebutkan Polresta Deli Serdang memiliki dua Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan) serta satu pos terpadu di bandara Kualanamu.

Sementara, Ketua Tim Supervisi Brigjen Pol Herman Sikumbang, M. M, menyebutkan tiap pelaksanaan Asistensi ini bertujuan untuk meninjau berbagai aspek termasuk angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), potensi gangguan keamanan serta permasalahan yang timbul seperti kebakaran rumah akibat kelalaian pemudik dan lainnya.

“Pemahaman yang baik terhadap rencana operasi akan menentukan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, tiap personel harus benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya agar strategi yang terancang dapat mengimplementasikannya secara optimal.”

lanjut Ketua Tim, mereka juga perlu mengkaji berbagai potensi gangguan serta langkah-langkah preventif yang dapat mengambilnya. “Dinamika di tiap Polres terus berkembang, hingga pelaksanaan supervisi harus mampu mengidentifikasi permasalahan yang ada dan memberikan solusi yang tepat.”

“Saya berharap tiap temuan yang didapatkan agar segera diperbaiki, hingga pelaksanaan operasi ini semakin efektif dan responsif terhadap situasi yang berkembang,” harap Ketua Tim.

Selain menjaga Kamtibmas, imbuh Ketua Tim, Operasi Ketupat juga memiliki fokus utama dalam mengelola keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlantas).

“Penanganan kemacetan menjadi salah satu tantangan utama, terutama arus mudik dan balik.”
Karena itu, lanjut Ketua Tim, peran Satgas yang bertanggungjawab dalam bidang itu harus termaksimalkan.

“Upaya preventif harus menjadi prioritas guna mengurangi resiko kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa operasi berlangsung.

Dengan adanya evaluasi yang berkesinambungan dan perbaikan yang terus terlaksana, tegas Ketua Tim, mereka dapat memastikan Operasi Ketupat ke depan semakin efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kita semua senantiasa mendapat kekuatan serta perlindungan dalam menjalankan tugas,” harap Ketua Tim.

Sebarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *