Daerah  

Panen 35 kilogram ikan Nila Dari Lahan Ketapang , Rutan Tanjung Pura Alokasikan Hasil Panen untuk Pemenuhan BAMA Warga Binaan

HARIANMEDIARAKYAT, Tanjung Pura- Rutan Tanjung Pura melaksanakan kegiatan panen ikan nila hasil budi daya yang dikelola di lahan Ketapang, dengan total hasil panen mencapai 35 kilogram. Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan Karutan Tanjung Pura beserta jajaran petugas, serta tamping yang turut serta dalam proses pemanenan. Kolaborasi antara petugas dan warga binaan dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk program kemandirian yang terus digalakkan di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Kamis (24/06)

Kegiatan budi daya ikan nila ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh Rutan Tanjung Pura sebagai upaya pemanfaatan lahan secara produktif. Melalui program ini, Rutan Tanjung Pura tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi warga binaan, tetapi juga menciptakan sumber pangan alternatif yang dapat dimanfaatkan langsung untuk kepentingan internal lembaga.

Karutan Tanjung Pura menyampaikan bahwa hasil panen ikan nila tersebut rencananya akan diberikan kepada warga binaan sebagai bahan makanan tambahan guna menunjang pemenuhan gizi selama menjalani masa penahanan. Langkah ini sejalan dengan komitmen Rutan Tanjung Pura dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga binaan melalui program-program yang berkelanjutan dan bermanfaat secara langsung.

Setelah proses pemanenan ikan nila selesai dilaksanakan, lahan budi daya tersebut akan kembali dimanfaatkan dengan menebar benih ikan lele sebagai komoditas pengganti. Penggantian jenis ikan ini dilakukan sebagai bagian dari rotasi budi daya guna menjaga produktivitas lahan serta memastikan ketersediaan stok pangan secara berkelanjutan bagi warga binaan ke depannya.

Melalui kegiatan panen ikan nila ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Sinergi antara petugas dan tamping dalam setiap tahapan budi daya diharapkan dapat terus memberikan dampak positif, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan pangan maupun pembekalan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *