HARIANMEDIARAKYAT, Medan – Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menjadi salah satu kapolda yang memiliki masa tugas cukup panjang di Sumatera Utara. Sejak menjabat pada Juni 2024, perwira tinggi Polri berpangkat inspektur jenderal itu masih dipercaya memimpin Polda Sumut hingga memasuki pertengahan 2026.
Selama memimpin Polda Sumut, Whisnu dikenal memberi perhatian pada penanganan berbagai tindak kriminal, khususnya pemberantasan peredaran narkotika, perjudian, serta kejahatan yang meresahkan masyarakat. Berbagai operasi kepolisian yang digelar juga diarahkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Di tengah dinamika keamanan dan sejumlah rotasi pejabat tinggi Polri, Whisnu tetap dipercaya memimpin Polda Sumut. Kepercayaan tersebut turut diiringi sejumlah penghargaan yang diterimanya atas pengabdian selama bertugas.
Pada November 2025, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada Whisnu. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Selanjutnya, pada awal 2026, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Satyalancana Wira Karya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan.
Penghargaan terbaru diterima pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, awal Juli 2026. Presiden Prabowo Subianto menyerahkan Nugraha Sakanti kepada Polda Sumatera Utara yang diterima langsung oleh Kapolda Whisnu Hermawan Februanto sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi kesatuan dalam melaksanakan tugas kepolisian.
Berbagai penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian Whisnu Hermawan Februanto selama memimpin Polda Sumatera Utara, sekaligus mencerminkan apresiasi negara terhadap kinerja dan kontribusi institusi yang dipimpinnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Yopie)












